Mau tau Perbedaan Sinetron Remaja Thailand dan Indonesia?

Sunday, April 06, 2014

Indonesia menurut gue udah makin kacau, tapi emang faktanya sih.
Bisa diliat di acara-acara jaman sekarang, mulai dari acara lawakan ga jelas(pake bahasa kasar, nyindir-nyindir orang, dan "jayus" aja bisa jadi lucu), sampe sinetron yang udah ga masuk diakal.
Pada artikel sekarang ini gue mau bahas tentang sinetron di Indonesia yang ga masuk diakal.
Sinetron di Indonesia yang mengajarkan para penontonnya untuk jadi berandal, ga mengikuti aturan, sok-sokan, ga bagus deh pokoknya.
Di bawah ini ada beberapa ulasan mengenai perfilman di Indonesia, kali ini gue membandingkan sinetron di Indonesia dengan sinetron di Thailand:

1. Diliat dari sisi Cara Berpakaian saat di Sekolah

Di Thailand, sinetron remaja tidak selebay di Indonesia, anak-anak sekolah berpakaian sewajarnya sesuai logika, ga ada kesan norak dari rambut gondrong ala coboy junior di sekolah, bahkan pakaian pun rapi, wanita rok nya di bawah lutut, sedangkan pria memasukan baju seragam.

Di Indonesia? rok anak sekolah supermini(pamer paha) dan bajunya awut2an ga dimasukkin (hanya anak culun yang biasanya bajunya masuk).


2. Diliat dari sisi Penyimpangan

Yang pernah melihat serial drama Thailand "Hormones the Confused Teens" ada adegan dimana guru menegur murid yang bajunya di keluarkan.

Di sinetron Indonesia? guru malah sibuk pacaran juga. guru yg pakaiannya seksi dan terbuka, di sinetron Indonesia kok digambarkan begitu ya(Inilah yg menggambarkan para sutradara sinetron di Indonesia sungguh oon)

3. Diliat dari sisi Konflik

Konflik dalam serial drama remaja di Thailand pun tentang persahabatan, impian, atau cinta remaja, dengan konteks penyelesaian sewajarnya seperti yg kita alami di sekolah.

Di indonesia? bahkan ember berisi air bisa tiba2 jatoh dari atas pintu kelas, terlalu kejam dan selalu ada sosok antagonis dari sekelompok geng di sekolah. (waktu gue sekolah, ga gitu2 amat)

 4. Diliat dari sisi Kekayaan

Di sinetron Thailand, semua siswa hampir sama, berangkat sekolah berjalan kaki atau naik sepeda, bahkan pakai sepeda motor itu udah paling gaya.

Di sinetron Indonesia? tokoh utama pasti ada sosok yg kaya raya, kesekolah pakai lamborghini atau ferarri, sebenernya gue bingung, EMANG ADA? SISWA SMP/SMA KAYA GITU?(Inilah salah satu contoh yg menggambarkan orang di Indonesia sok2an)

 5. Diliat dari sisi Kekayaan(part 2)

Kehidupan diluar sekolahpun berbeda, digambarkan di serial drama remaja thailand, rumah mereka biasa aja, ga mencolok, pulang sekolah, belajar, mendengar musik, atau menelpon gebetan, kadang ada sosok teman yang diajak main dirumah.

Di Indonesia? pasti ada sosok yang rumahnya segede istana negara dan ada tokoh yg dibuat miskin banget(kasian), belum lagi adegan clubing bareng temen, atau menghadiri pesta ulang tahun temen/ gebetan/ pembantu aja sekalian

====================================================================

Sebenernya, sinetron Indonesia banyak mengadopsi dari budaya barat ataupun korea belakangan ini. tapi mereka menyerap semuanya mentah-mentah(sungguh oon, gue greget sendiri) Sama halnya dengan Thailand, perfilman mereka berkiblat pada korea, bahkan menduduki peringkat kedua setelah jepang dalam kiblatnya.
Namun mereka mencoba membuatnya menjadi masuk akal dan dapat diterima bahkan dirasakan oleh para remaja jika hal di film itu benar-benar ada.
Tidak seperti di serial drama indonesia. Remajanya seolah diracuni kalo baju keluar di sekolah itu ga apa-apa, rambut diwarnai juga bebas, bahkan rok mini pun wajar.
Jadi mereka melihat mereka yang berpenampilan "RAPI dan BENAR" dianggap sebagai anak culun.
_________________________
MIRISNYA SINETRON DI NEGRIKU.

Gimana Pendapat Anda? ada benernya kah? yok mohon di koreksi

You Might Also Like

4 komentar

  1. nice post gan, ane org nya anti .... org indonesia kalo dikasih nonton cuman bisa nonton aja gk bisa liat mana yg berkualitas mana yg enggak. jadi menurut ane salain sutradaranya yg oon, hampir semua masyarakat nya juga pada oon gan. maknya budaya oon gk akan pernah hilang gan di negara kita. #AntiAbalAbal

    ReplyDelete
    Replies
    1. thx bro udah komen, btw miris banget ya bro, iya mereka cuma mikir royalti tapi sinetron ngga mendidik, itu pendapat simple gue

      Delete
  2. Parahnya sinetron indonesia... cek fakta mirisnya DISINI

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bro miris, tapi mau gimana lagi lol, mereka yang monopoli, btw thx ya udah komen

      Delete

INSTAGRAM PAGE

TWITTER PAGE

YOUTUBE PAGE

Subscribe